"Ini tadi mulai jam 15.00-15.30 WIB. Awalnya hanya lempar-lemparan kecil lalu menjadi besar," kata Kapolsek Senen Komisaris AL Tobing di lokasi, Selasa (26/8/2008).
Menurut keterangan Ketua GMKI Jakarta Charles Hutahaean, bentrokan tersebut dipicu oleh oknum Satpol PP. Aparat Satpol PP hendak merampas spanduk yang dipasang di halaman gedung Persatuan Gereja Indonesia (PGI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spanduk tersebut berisi kecaman terhadap aksi Satpol PP yang melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima. Sudah seminggu Satpol PP berjaga di sepanjang JL Diponegoro sehingga pegadang yang biasa mangkal di depan kampus YAI atau RSCM tidak bisa berjualan
'Tolak Perda Tibum Menyengsarakan Rakyat,' begitulah tulisan dalam spanduk itu.
"Karena jumlah mereka banyak, kami masuk gedung PGI. Tapi mereka memaksa masuk dan memecahkan semua kaca-kaca. Teman kami ada yang dipukuli. Sampai akhirnya polisi datang," tuturnya.
Akibat lemparan batu-batu berbagai macam ukuran itu, banyak kaca Gedung PGI yang pecah. Bekas-bekas lemparan batu juga masih terlihat di aspal Jl Diponegoro.
Pukul 16.15 WIB polisi berhasil mengendalikan keadaan. Satpol PP sudah mundur hingga Bioskop Megaria, sedangkan 11 aktivis tampak duduk-duduk di halaman PGI. (gah/asy)











































