"Saya kan belum jadi kandidat, tunggu saja. Nanti saya deklarasikan atau tidak. Saya di sini karena diundang, nggak ada hubungannya dengan itu," katanya usai menjadi pembicara dalam acara 'Dialog Kebangsaan' di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2008).
Menurut Sultan, dirinya tidak mau gegabah untuk bersedia dicalonkan partai manapun. Memilih kendaraan politik tidak asal main comot sembarangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sultan mengaku tidak berbesar hati meskipun banyak survei yang menempatkannya di urutan atas sebagai cawapres. Karena menurutnya, hasil survei yang ada belum konkret.
Sementara itu, Ketua FPKS Mahfudz Siddiq menyatakan kehadiran Sultan sebagai pembicara dalam acara PKS ini sebagai bentuk komunikasi politik PKS kepada para tokoh politik termasuk Sultan.
"Kita undang Sultan di forum PKS ini karena Sultan sebagai tokoh nasional yang penting, punya visi kebangsaan yang kuat. Selain itu beliau dapat banyak dukungan publik dan masuk dalam bursa capres dan cawapres," pungkasnya.
(gah/iy)











































