"Golkar belum masuk ke arena pertempuran. Golkar hanya jadi penonton dan Golkar kurang mampu mengambil momen-momen seperti pilkada dan sebagainya," kata Direktur LSI, Saiful Mujani.
Hal itu disampaikan Saiful usai menjadi pembicara dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Dewan Penasihat Partai Golkar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kebijakan pemerintah itu positif, yang diuntungkan Demokrat. Kalau negatif, yang diuntungkan PDIP. Jadi Golkar tidak ambil bagian di situ. Tidak ikut bertarung. JK hanya sebagai Wapres, bukan sebagai Ketum Golkar," ujarnya.
Hal ini diperparah dengan kader Partai Golkar yang bersikap pasif. Hal itu karena mayoritas kader mereka adalah orang tua, perempuan dan orang kampung.
"Bila sampai akhir tahun ini belum ada perubahan, maka Golkar diperkirakan belum bisa menyaingi PDIP," ujarnya.
Meski demikian, jika dalam pemilu legislatif nanti Golkar bisa meraup suara terbanyak, hal itu bisa menjadi modal awal Golkar untuk meningkatkan perannya dalam Pilpres 2009.
(fiq/iy)











































