Ceraikan PD atau Tidak, Golkar Lihat Suara Dulu

Ceraikan PD atau Tidak, Golkar Lihat Suara Dulu

- detikNews
Senin, 25 Agu 2008 14:54 WIB
Ceraikan PD atau Tidak, Golkar Lihat Suara Dulu
Jakarta - Meski ada sinyal Golkar dan PDIP akan berkoalisi di Pemilu 20009, namun Golkar tidak akan begitu saja meninggalkan Partai Demokrat (PD). Koalisi dengan PDIP bergantung pada perolehan suara pemilu nanti.

"Kita belum putuskan (untuk tidak berkoalisi dengan PD). Kalau sampai 2009, kita baru confirm, tergantung hasil Pemilunya nanti," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono di sela-sela Silaturahmi Nasional Dewan Penasihat Partai Golkar, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/8/2008).

Dalam acara ini, imbuh Agung, tidak akan diputuskan hal apapun terkait dengan koalisi, maupun capres/cawapres yang akan diusung partai berlambang beringin ini. Silaturahmi ini menurutnya merupakan ajang evaluasi bagi Golkar untuk persiapan Pemilu 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Ketua FPG DPR Priyo Budi Santoso menegaskan Golkar dan PD masih berhubungan baik. "Hubungan batin antara Golkar dan Demokrat masih sama seperti yang dulu," ujar Priyo.

Apakah dengan datangnya Ketua Dewan Penasihat PDIP Taufiq Kiemas ke acara Golkar akan mempengaruhi salah satu opsi yang menyandingkan SBY dengan JK di Pemilu 2009?

"Ya itu masih spekulatif," kata dia.

Priyo juga menambahkan makin dekatnya hubungan Golkar dan PDIP, tidak mempengaruhi hubungan baik Golkar dengan partai-partai Islam yang selama ini sudah terjalin baik.

"Tidak terpengaruh. Ini hal yang naluriah saja. Selama ini kita tidak worry karena Golkar adalah partai tengah yang bisa menjajal koalisi dengan partai manapun," tandas Priyo. (nwk/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini