Janji Golkar disampaikan Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Golkar Surya Paloh dalam sambutan pembukaan Silahturahmi Dewan Penasehat (Silatnas) Golkar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2008).
Surya meminta agar para politisi yang sering melakukan kebohongan publik, yang enggan dikritik, hanya mau disanjung saja, gampang sakit hati, selalu mencap, dan tidak bersaing secara fair sebaiknya minggir dari panggung politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berdarah Aceh ini meminta agar pemerintah yang akan datang baik itu Jusuf Kalla, Megawati, atau pun SBY jika terpilih nantinya menjadi presiden untuk tidak mencari-mencari kesalahan masa lalu. Pemerintah yang akan datang harus berani berpikir ke depan.
"Habis waktu kita mengorek-ngorek, cari sana, cari sini. Stop cerita masa lalu. Kita minta kepada pemerintah yang akan datang," katanya.
Menurut Surya, politik sekarang ini adalah politik bersih. Peran parpol harus dimaksimalkan dalam pemerintahan seperti pemilihan ketua KPK, Panglima TNI, Ketua MK, Kapolri harus melalui fit and proper test di DPR. Hal itu sebagai perpanjangan tangan parpol.
"Bahkan penyusunan kabinet, presiden dan wakil harus berkonsultasi dengan parpol," imbuhnya. (gus/iy)











































