Demo berlangsung saat Bibit mengikuti apel pagi di halaman kantor gubernur, Jalan Pahlawan Semarang, Senin (25/8/2008). Para pendemo tertahan di pintu gerbang.
Pendemo yang berasal dari KAMMI itu mengaku sengaja berunjuk rasa saat hari pertama Bibit sebagai gubernur. Mereka menuntut mantan Pangkostrad itu menjalankan tugasnya dengan baik dan berpihak kepada rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pendemo tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa berorasi di depan pintu gerbang, karena hadangan personel kepolisian.
Apel yang diikuti seluruh jajaran pegawai Pemprov tak terganggu 'aktivitas' pendemo. Sebab jarak antara pintu gerbang dengan halaman kantor gubernur Jateng, lumayan jauh.
Dalam apel tersebut, Bibit meminta jajaran bawahnya memiliki semangat nasionalisme. Menurut dia, upacara bendera diharapkan tak hanya digelar setiap tanggal 17, tapi setiap Hari Senin.
Bibit Waluyo yang berpasangan dengan Rustriningsih dilantik Sabtu (23/8). Keduanya terpilih sebagai pucuk pimpinan Jateng setelah mengandaskan perjuangan empat kandidat lainnya pada 22 Juni lalu. (try/djo)











































