Hal ini pun tidak dibantah oleh Ketua Fraksi Partai Golkar Priyo Budi Santoso. Pria asal Yogyakarta ini menyebut rencana memasangkan ketua umum kedua partai ini dalam Pilpres 2009 memang sudah dipikirkan partainya.
"Ya ada pikiran-pikiran untuk menduetkan JK-Mega atau Mega-JK. Tetapi itu tergantung pemenang (pemilu legislatif) 2009 nanti. Dan itu sangat berpeluang," ujar Priyo usai pembukaan Silatnas Dewan Penasehat Partai Golkar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada hubungannya itu. Kan kita tahu, Golkar kan suaranya lebih besar dibanding Partai Demokrat," ujarnya.
Koalisi Permanen
Meski demikian, Partai Golkar belum menyikapi ajakan Taufiq untuk melakukan koalisi permanen alias koalisi yang tidak hanya untuk masa 5 tahun saja.
"Kita kerjasama dengan PDIP sudah cukup lama, tapi untuk masuk ke koalisi permanen, kita usulkan itu akan kita deklarasikan setelah pemilu legislatif," kata Priyo.
Konkret koalisi permanen bagaimana? "Belum," tandasnya.
(fiq/iy)










































