Mereka mendesak agar kepala sekolah, Muhammad Rais, mundur dari jabatannya. Rais sedang menjalani proses hukum terkait kasus korupsi dana bantuan sebesar Rp 200 juta.
Siswa yang berasal dari 32 ruang kelas terdiri dari kelas 1, 2, dan 3 berhamburan di lapangan seusai upacara bendera. Beberapa dari mereka terlihat membawa poster dan berorasi. Secara berbarengan mereka menyanyikan orasi, "Bantai.. Bantai.. Bantai Pak Rais! Sekarang juga. Tangkap Pak Rais sekarang juga!."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa siswa berlari ke luar pagar sekolah, berteriak-teriak, dan menjadi pusat perhatian pengguna jalan. Tidak terlihat pengamanan dari aparat, hanya guru dan satpam yang sibuk menasihati dan mengancam mengeluarkan mereka dari sekolah.
Akibat peristiwa ini, kegiatan belajar mengajar ditiadakan, bahkan beberapa siswa sudah pulang.
Sementara itu pihak sekolah mengaku Rais berada di Hotel Delta mengikuti pelatihan.
Pada minggu pertama bulan Agustus, Rais yang terkait kasus penyalahgunann anggaran barang untuk rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) tahun 2006 disidangkan di Pengadilan Negeri Makassar.
(vna/nrl)










































