Pesawat yang berpenumpang 90 orang itu jatuh beberapa kilometer dari bandara Manas di Bishkek, ibukota Kyrgyzstan. Sebelumnya diduga terjadi penurunan tekanan udara di dalam kabin pesawat.
Demikian kata Perdana Menteri Kyrgyzstan, Igor Chudinov, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (24/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosa merinci, korban tewas terdiri dari 24 warga Kyrgyzstan, 52 Iran, 1 Turki, 2 dari Kanada, 3 Kazakhstan, dan 1 Cina.
Awalnya, juru bicara menteri kesehatan Kyrgyzstan, Yelena Bayalinova, mengungkapkan 65 penumpang tewas, 22 terluka, dan 3 lainnya hilang.
Pesawat maut tersebut adalah milik perusahaan pribadi Itek Air. Pesawat tersebut mendapat larangan terbang dari Uni Eropa (UE). (vna/irw)










































