PKB Pasang Menteri untuk Gaet Suara Luar Jawa

PKB Pasang Menteri untuk Gaet Suara Luar Jawa

- detikNews
Minggu, 24 Agu 2008 13:13 WIB
PKB Pasang Menteri untuk Gaet Suara Luar Jawa
Jakarta - Berbagai strategi dilakukah oleh partai politik untuk dapat menjadi pemenang dalam Pemilu 2009. PKB memasang strategi menempatkan para menterinya di KIB dari dapil luar Jawa. Harapannya dapat menambah suara yang selama ini gagal diraihnya.

“Kita ingin suara PKB tak hanya besar di Jawa, Karena itu, menteri kita seperti Pak Lukman dan Pak Erman kita pasang dari luar jawa,” kata Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar usai acara silaturrahmi PKB dengan pedagang UKM Mandiri di GOR Ragunan, Jaksel, Minggu (24/8/2008).

Dari usulan daftar caleg yang disampaikan ke KPU, Lukman Edy akan dipasang di dapil Riau. Sementara itu Erman Suparno akan di pasang di dapil Sumatera Selatan. Dengan dipasangnya orang-orang yang cukup populer di masayarakat ini diharapkan suara dan kursi PKB dari daerah tersebut akan bertambah secara signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski memasang orang-orang terbaiknya di luar jawa, PKB tidak ingin daerah basisnya seperti Jatim dan Jateng dilepaskan begitu saja. Untuk menjaga daerah basis ini, sejumlah petinggi PKB seperti Cak Imin, adik kandung Gus Dur, Lili Wahid dan Umar Wahid serta pendukung Gus Dur Muhyiddin Arubusman, Effendi Choirie akan dipasang di nomor jadi di Jatim.

“Basis, pasti tetap kita jaga. Seperti saya, tetap dari dapil Jatim I Surabaya, Sidoarjo. Kita juga pasang Bu Lili Wahid, dan dokter Umar Wahid,” terang Cak Imin.

“Kita juga sudah mengakomodir Pak Muhyiddin, Effendi Choirie, Pak Cecep. Kita sudah tidak persoalkan lagi Gus Dur atau kita, kita atau Gus Dur, semua sudah selesai.” terang Cak Imin.

Muhaimin meminta pada semua pengurus DPC dan DPW PKB untuk melakukan akomodasi pada tokoh-tokoh yang potensial dan kader PKB yang selama ini berbeda pendapat. Hal ini sangat penting untuk menjadikan PKB sebagai kekuatan yang besar dalam Pemilu 2009.

“Daerah-daerah saya minta juga mengakomodir supaya tidak ada persaingan yang berujung konflik. Mari bersama-sama membesarkan partai,” pungkas mantan ketua umum PMII ini.
(yid/iy)


Berita Terkait