"Jangan kendor, harus tetap waspada. Waspada terhadap penyakit menular tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah dan masyarakat harus berperan serta," kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes I Nyoman Kandun.
Hal itu dia sampaikan dalam acara 'gelar serempak tanggap flu burung di 9 provinsi' di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, MinggU (24/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Depkes menggaet Muhammadiyah karena organisasi yang dipimpin Din Syamsuddin ini memiliki fasilitas kesehatan hingga di tingkat kecamatan. Fasilitas itu antara lain 500 RS dan balai pengobatan, 17 ribu sekolah dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi, dan 350 panti asuhan.
"Fasilitas ini akan digunakan sebagai jaringan tanggap flu burung," imbuhnya.
Program ini akan menggelar sosialisasi cegah flu burung berupa kampanye sanitasi. Misalnya mencuci bahan makanan di air bersih yang mengalir dan memisahkan unggas dengan manusia.
Untuk meramaikan acara ini, digelar juga gerak jalan santai yang diikuti oleh pimpinan Muhammadiyah, pejabat teras Depkes, dan sekitar 700 siswa SMA.
(fiq/ndr)











































