Iklan Politik Harus Jujur!

Iklan Politik Harus Jujur!

- detikNews
Sabtu, 23 Agu 2008 17:24 WIB
Iklan Politik Harus Jujur!
Jakarta - Jelang Pemilu 2009, banyak tokoh nasional berlomba-lomba memasang iklan di media massa, cetak maupun elektronik. Sejauh mana efektivitas iklan tersebut bagi mereka?

"Iklan efektif untuk memperkenalkan calon atau partai. Untuk dikenal (calon atau parpol) memang harus sosialisasi. Tapi sejauh ini hanya untuk memperkenalkan efektifnya, untuk efisiennya belum bisa dipastikan," kata Direktur Indo Barometer, M Qudari, dalam Diskusi "Iklan Politik Antara Dana dan Etika" di Warung Daun, Jl Pakubuwono,
Jakarta, Sabtu (23/8/2008).

Hal senada disampaikan pemerhati TV, Arswendo Atmowiloto, yang juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut. Dia menilai iklan politik tersebut efektif mendongkrak popularitas seorang capres atau parpol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena masyarakat kita sudah akrab dengan televisi dan sekarang ini yang punya uang yang kuasa. Realitas inilah yang kurang diketahui oleh masyarakat," ujar Arswendo.

Namun demikian, para pembicara sepakat bahwa iklan politik tetap harus memperhatikan etika. Materi iklan harus dilakukan secara jujur, benar dan bertanggungjawab.

"Bagi para caleg atau parpol yang beriklan harus dapat profesional, jujur, dan bertanggung jawab. Dan bagi yang membuatkan iklannya juga harus lihat lagi visi misi partainya. Jangan hanya melihat dari sisi bisnisnya saja," ungkap Ridwan Handoyo, Ketua Badan Pengawas Peiklanan.

(djo/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads