Rombongan ini pulang dengan menggunakan peswat Batavia Air sekitar pukul 15.05 WIB, Sabtu (23/8/2008). Mereka dijadwalkan tiba di NTT sekitar pukul 18.00 WIB.
Dari ibukota Provinsi NTT ini, perjalanan mereka masih panjang. Para penari ini masih harus menempuh perjalanan 3 jam ke Larantuka dengan menggunakan kapal feri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dominik berharap semua pihak bisa mengambil hikmah dari kejadian ini. Salah satunya adalah menyerahkan segala sesuatu hal kepada orang yang memang profesional di bidangnya.
"Mereka (pimpinan rombongan) ini kurang profesional. Tapi jangan ambil negatifnya. Ambil hikmahnya saja," ujar Dominik.
Seperti diketahui, usai unjuk kebolehan di Istana Presiden pada perayaan HUT ke-63 RI, Selasa 19 Agustus lalu, 30 penari asal NTT ini sempat terlantar selama 3 hari. Mereka tidak bisa pulang ke NTT karena biaya akomodasi mereka dibawa kabur oleh ketua rombongan yang juga Kadis P dan K Kabupaten Lembata, NTT, Martin Didi Lejak dan pimpinan kelompok tari Madjid Lamahoda.
Para penari ini baru mendapat perhatian dari berbagai pihak setelah pemberitaan mengenai nasib mereka mencuat di berbagai media massa.
(djo/djo)










































