"Saya tidak akan pergi ke mana-mana. Tidak akan pindah ke partai lain. Saya merasa tetap menjadi anggota PDIP meski telah dianulir," kata Agus Condro kepada detikcom, Sabtu (23/8/2008).
Agus mengatakan telah bergabung di PDI sejak tahun 1977. "Sejak di SMA, saya sudah bergabung di PDI. PDI sudah seperti rumah kedua bagi saya," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya berkata jujur ke penyidik lalu dianulir keanggotaannya dari partai karena dianggap bersalah, berarti saya merasa berada di partai yang akhir-akhir ini dipimpin orang-orang yang tidak jelas pikirannya," papar Agus.
"Kalau saya menerima uang, lalu yang memberi uang masa tidak diputus bersalah. Katanya mengutamakan azas praduga tidak bersalah. Tetapi terserah partai sajalah, saya tidak apa-apa," lanjut dia.
Namun demikian, Agus tidak akan meminta penjelasan seputar pencoretan namanya menjadi caleg maupun pemecatannya sebagai anggota PDIP. "Saya sudah siap mental, sudah nawaitu (niat) untuk memperbaiki diri," cetus Agus.
Lantas apa kegiatan Bapak nanti? "Saya ingin beternak kambing ya sekitar 300-500 kambing di kampung. Sekarang saya sedang membuat kandangnya," sahut Agus yang bermukim di Batang, Jawa Tengah ini. (aan/djo)











































