"Mereka akan ditarik mundur dari kota-kota di Irak Juni 2009 mendatang berdasarkan 27 poin perjanjian," ujar negosiator, Mohammed al-Haj Hammoud kepada AFP, sabtu (23/08/08).
Mohammed al-Haj Hamoud mengatakan bahwa perjanjian tersebut telah disetujui oleh Presiden Amerika Serikat George W. Bush dan perlu disetujui juga oleh pemimpin Irak. Sedangkan juru bicara Gedung Putih Gordon Johndroe berkata bahwa perjanjian tersebut belum diselesaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakta Keamanan antara Amerika dan Irak akan diputuskan berdasarkan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sementara itu, Presiden Bush dan Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki telah menyetujui perjanjian tersebut pada akhir November 2007 silam.
"Keseimbangan yang akan kita coba raih antara pemerintahan Irak diharapkan bisa membuat pandangan kongkrit terhadap pasukan Amerika selama tahun ini," ujar petugas Keamanan Militer yang tidak mau disebutkan namanya kepada AFP, Sabtu (23/08/08).
Bagaimanapun juga, ada kemungkinan pasukan Amerika bisa meninggalkan Irak sebelum 2011. Hal ini tergantung situasi keamanan di negeri seribu satu malam ini.
(mei/rdf)











































