Tipu 7 Mahasiswi Luar Dalam, Joe Bermodal Mobil Bodong

Tipu 7 Mahasiswi Luar Dalam, Joe Bermodal Mobil Bodong

- detikNews
Jumat, 22 Agu 2008 17:40 WIB
Yogyakarta - Joe Roer (25), tersangka kasus penipuan terhadap sejumlah mahasiswi Yogyakarta yang mengaku sebagai anak menteri itu, ternyata bermodalkan mobil bodong. Mobil yang ia gunakan ternyata hasil melakukan penipuan juga.

Mobil Toyota Innova keluaran tahun 2006 itu diperoleh dari hasil kejahatan melakukan penipuan dan penggelapan di Denpasar Bali tahun 2007. Setelah itu pada awal tahun 2008, dia melarikan diri ke Yogyakarta untuk menghilangkan jejak.

Mobil Innova warna hitam dengan nopol R 1 O itu kemudian dimodifikasi, sehingga tampak seperti anak orang kaya. Velg dan ban mobil diganti jenis racing. Jok kursi bagian tengah dilepas, tinggal jok belakang. Di bagian tengah itu kemudian ditaruh aneka boneka dan asesoris menarik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama di Yogyakarta sejak bulan Mei hingga Agustus 2008, Joe yang mengaku anak Menteri Kelautan dan Perikanan itu tinggal berpindah-pindah dari satu kos ke tempat kos yang lain. Korban yang sebagian besar mahasiswi perguruan tinggi swasta yang kuliah di kawasan Kecamatan Depok Sleman itu ada yang hanya tertipu uang, handphone atau barang berharga lainnya.

Dari hasil menggaet cewek itu, dia bisa memiliki handphone dan hidup berfoya-foya. Namun dari pengakuan tersangka saat diperiksa polisi, ada pula yang diperkosa oleh tersangka. TKP penipuan yang dia lakukan, tidak hanya di Yogyakarta, tapi juga di Malang, Denpasar dan Banjarmasin.

"Mobil yang dipakai tersangka hasil penggelapan di Denpasar," kata Kapolsek Depok Timur AKP Tubagus Faisal kepada wartawan di kantor Jl Ringroad Utara Condongcatur Sleman, Jumat (22/8/2008).

Dia mengatakan perkara yang ditangani sesuai TKP di wilayah Depok Barat dan Depok Timur adalah penipuan dan pencurian. Sedang kasus dugaan pemerkosaan akan ditangani Polsek Ngemplak karena TKP  di wilayah tersebut. Saat ini beberapa orang saksi masih dimintai keterangan terutama berkaitan dengan kasus penipuan dan pencurian.

"Sedang untuk pemerkosaan, kita sudah berkoordinasi dengan Polsek Ngemplak untuk pemeriksaan tersangka," kata dia.
(bgs/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads