"Tidak tahu, saya tidak pernah lihat," tegas mantan Sekjen Partai Demokrat (PD) Umar Said saat berbincang dengan detikcom, Jumat (22/8/2008).
Menurut Jubir Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhie Massardi, Artalyta menjadi pihak yang mengatur pertemuan SBY-Gus Dur menjelang Pilpres 2004. Umar Said, meski saat itu menjadi Sekjen mengaku tidak tahu pertemuan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga membantah Artalyta merupakan penyumbang dana kampanye SBY yang menjadi capres PD pada Pemilu 2004. "Kan keuangan kampanye SBY sudah dilaporkan ke KPU. Tidak ada di situ kan. Apalagi itu sudah diaudit, orang bisa lihat. Jadi itu bohong," jelasnya.
Umar juga menyatakan, pernyataan Adhie yang mengatakan semua pejabat dan politisi kenal dengan Artalyta, sebagai hal yang ngawur. "Tidak, itu pengawuran yang luar biasa," pungkas pria yang sekarang meninggalkan dunia politik dan memilih menjadi dosen UI ini.
(nik/iy)










































