Usai Nari di Istana, 30 Tamu Presiden 3 Hari Terlantar

Usai Nari di Istana, 30 Tamu Presiden 3 Hari Terlantar

- detikNews
Jumat, 22 Agu 2008 12:28 WIB
Jakarta - Malang nian nasib 30 orang penari asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini. Setelah merasakan kebanggaan bisa menari di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mereka justru terlunta-lunta.

Para penari ini unjuk kebolehan di Istana Presiden pada perayaan HUT ke-63 RI pada Selasa (19/8/2008) lalu. Saat itu mereka membawakan tari Baleo yang menceritakan perahu paledang yang sedang menangkap ikan paus.

Setelah pertunjukan itu, para penari yang masih usia SMA ini tidak bisa pulang ke NTT. Ketua rombongan kesenian ini Kadis P dan K Kabupaten Lembata, NTT, Martin Didi Lejak yang menjadi manajer keuangan dan pimpinan kelompok tari Madjid Lamahoda kabur. Padahal uang penginapan dan biaya pesawat para penari ini dipegang kedua orang itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa membawa uang, para penari itu pun terlunta-lunta di Jakarta. Mereka bahkan harus kelaparan. Untung mereka ditolong Ketua RT 10/04 Kramatjati Suparman dan Dominik Wellang.

Hingga Jumat (22/8/2008) ini, para penari masih ditampung di rumah ketua RT tersebut. "Belum ada instansi terkait yang terketuk untuk menolong mereka," kata Suparman kepada detikcom. Beberapa orang dari penari itu kini mengaku telah kehabisan baju ganti dan untuk mencuci, mereka masih meminta detergen kepada pemilik rumah. (Ari/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini