SBY Bangga pada Para Pejabat Daerah

SBY Bangga pada Para Pejabat Daerah

- detikNews
Jumat, 22 Agu 2008 11:11 WIB
SBY Bangga pada Para Pejabat Daerah
Jakarta - Presiden SBY menyampaikan rasa bangganya kepada gubernur, bupati, walikota, camat, dan lurah serta kepala desa yang telah bekerja keras untuk memajukan daerahnya. SBY bangga mereka semua telah menunjukkan kerja keras dan kesungguhan untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.

"Dalam forum yang terhormat ini, secara khusus saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para gubernur, bupati, walikota, camat, termasuk lurah dan kepala desa serta pimpinan anggota DPRD yang telah bekerja keras mencurahkan pikiran, waktu, dan tenaganya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata SBY dalam pidatonya di depan Sidang Paripurna DPD di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8/2008).

"Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya," lanjut SBY yang disambut dengan tepuk tangan meriah para hadirin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY mengaku dirinya senantiasa diselimuti rasa bahagia saat berkunjung ke daerah-daerah dan melihat program pembangunan di daerah berjalan dengan baik. Untuk itu, dia meminta kepada para gubernur dan walikota agar terus memberikan yang terbaik bagi rakyat yang telah memilih mereka sebagai pejabat daerah.

"Betapa bahagianya saya ketika berkunjung ke daerah dan melihat berbagai program pembangunan yang berjalan dengan baik. Apalagi jika di situ dibangun dengan dana APBD," kata SBY.

Dalam kesempatan itu, SBY juga menyinggung soal wacana amandemen UUD 45 yang saat ini terus berkembang. Menurutnya, seluruh wacana itu harus dibawa ke arena publik yang lebih luas sebelum diproses di MPR.

"Setiap pemikiran mengubah UUD yang kita anut mestilah dibawa ke arena publik yang lebih luas," tandasnya.

Menurutnya, pemikiran untuk melakuan amandemen atas UUD 45, termasuk di dalamnya tentang penguatan posisi DPD, harus dikaji dengan arif dan bijaksana dengan mendengarkan masukan dari berbagai pihak.

(sho/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads