Stand itu berisi 11 unit. Selain pengawal, ajudan dan Paspampres, polisi militer dan tentara juga berkunjung ke stand di depan Gedung Nusantara DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/208).
Mereka melihat-lihat stand satu per satu. Namun mereka lebih tertarik mengunjungi stand jamu Nyonya Meneer. Di stand itu mereka tidak perlu mengeluarkan kocek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain yang gratisan, mereka juga mengunjungi pernak-pernik DPR seperti pin, gantungan kunci dan pulpen DPD.
"Iya saya beli ini. Murah sih cuma Rp 15 ribu. Ini bisa dipakai buat protokol," ujar Agus, ajudan seorang pejabat yang membeli pin protokol ADC yang bergambar garuda.
Pameran foto DPD, juga tidak kalah menarik perhatian para ajudan cs tersebut. Foto tersebut terdiri dari suasana Rapat Pleno Badan Kehormatan DPD. Di sana juga dijual CD kompilasi peraturan perundang-undangan yang dipatok dengan harga Rp 150 ribu.
Selain mengunjugi stand, para ajudan cs juga tidak lupa mengambilkan souvenir untuk bos mereka. Souvenir terdiri dari tas berbentuk bambu etnik berisi map biru, koran dan buku.
(nik/iy)











































