Demikian Dubes RI untuk Kerajaan Belanda J.E Habibie pada upacara detik-detik proklamasi di kebun Wisma Duta, Wassenaar, 17/8/2008.
Kondisi dalam negeri yang stabil, aman dan damai membuat postur diplomasi Indonesia semakin tampil mengemuka. Kepercayaan dunia kepada Indonesia semakin tinggi, terbukti Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan berbagai pertemuan penting internasional serta dipercaya memimpin berbagai badan PBB dan organisasi internasional lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fanny menggarisbawahi tahun 2005 sebagai tonggak sejarah baru hubungan kedua negara, sejak kabinet Belanda melalui Menlu Bernard Rudolf Bot mengakui kemerdekaan Republik Indonesia pada 17/8/1945.
"Sejak 2005 hubungan kedua negara telah memasuki era baru, di mana kedua negara telah berkomitmen untuk menghilangkan semua hambatan, menutup lembaran lalu dan mengembangkan kerjasama yang lebih baik di masa datang," ujar Fanny.
Bahkan tambah Fanny, saat ini kedua negara tengah mengembangkan kerjasama dalam bentuk comprehensive partnership, yang akan menjadi payung bagi peningkatan kerjasama di segala bidang.
Ditambahkan bahwa capaian kerjasama kedua negara selama ini sangat menggembirakan, ditunjukkan dengan semakin solidnya kerjasama kedua negara di bidangย politik, ekonomi, dan sosial budaya. Juga terjadi peningkatan volume perdagangan dengan surplus bagi Indonesia.
Selain itu juga peningkatan pangsa pasar pariwisata Indonesia di Belanda dan peningkatan kerjasama pembangunan. Investasi Belanda di Indonesia juga meningkat dan posisinya naik dari ranking 11 menjadi ranking 8.
"Berbagai perkembangan positif tersebut tidak membuat kita lupa diri, kita harus berkarya lebih baik lagi untuk mewujudkan Indonesia sejahtera di masa datang," demikian Fanny. (es/es)











































