''Kami ingin mendengar penjelasan BPK tentang hasil audit yang selama ini mereka lakukan, apakah berita di luar yang mengatakan terjadi perbedaan angka produksi migas itu benar,'' kata Ketua Panitia Angket Zulkifli Hasan sebelum memimpin Rapat Konsultasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Dari pihak BPK, hadir Anggota VII BPK Udju Djuhaeri dan Staf Ahli Migas BPK Asep Saefuddin. Sementara Ketua BPK Anwar Nasution tidak hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Panitia Angket BBM juga telah meminta BPK untuk melakukan audit investigatif terkait lifting, biaya produksi, ekspor impor, dan kontrak kerja minyak nasional. ''Audit investigatif masih terus berjalan, kan tidak bisa (selesai) satu dua hari,'' ujar Zul saat ditanya tentang perkembangan audit investigatif BPK.
(lrn/asy)











































