"Munir itu tidak ada konstribusinya dan mau memecah belah NKRI," teriak Joe, Korlap aksi Brigade Merah Putih, di atas mobil, di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2008).
Joe juga berteriak Munir adalah antek Amerika yang mau memecah belah bangsa kita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sontak saja aksi mereka membuat Jl Ampera macet sepanjang 700 meter arah ke Kemang maupun Cilandak. Kemacetan disebabkan demonstran beraksi di pinggir jalan PN Jaksel. Mereka tidak diizinkan masuk ke dalam PN karena pagar pengadilan ditutup dan dijaga petugas.
Usaha beberapa petugas yang mengatur lalu lintas pun sia-sia. Sebab Jl Ampera yang terdiri dari dua arah sangat sempit.
(nik/iy)











































