"Dalam 2-3 hari ini ratusan SMS masuk ke ponsel saya dari teman SD, SMP dan LSM, orang PDIP isinya memberikan dukungan, tidak ada SMS teror," ujar Agus Condro pada detikcom, Kamis (21/8/2008).
Politisi PDIP ini juga mengatakan bahwa pengakuannya itu tidak bermaksud untuk menjebak teman-temannya sesama anggota DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus Condro diperiksa KPK sebagai saksi kasus aliran dana BI ke DPR pada pertengahan Juli lalu. Dalam pemeriksaan itu, Agus mengaku menerima uang Rp 500 juta. Ini adalah pengakuan yang mengejutkan.
Dia juga menyebutkan nama-nama sejumlah koleganya yang menerima uang yang sama dalam bentuk traveller's cheque BII. Namun nama-nama yang disebut Agus itu, membantah keterangan tersebut. (did/nrl)











































