Informasi yang dikumpulkan detikcom menyebutkan, bentrokan berawal dari upaya petugas untuk melerai ketegangan antara warga dan PT Arcon Mineratama sekitar pukul 10.00 WIB. Namun kedatangan petugas ini disambut kemarahan warga yang membekali diri dengan senjata tajam.
Bentrokan akhirnya tidak bisa dihindari. Buntut kejadian itu, 3 orang polisi luka. Salah satunya Kanit Pelayanan, Pengaduan dan Penegakka Disiplin (P3D) Polres Kukar Ipda Salamun. Dia luka di bagian punggung terkena tombak. Sedangkan 1 orang warga diduga tewas tertembak petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siaga Satu
Buntut bentrokan tersebut, suasana di lokasi kejadian mencekam. Warga setempat takut keluar rumah. Untuk mencegah bentrokan meluas, sejumlah personel Brimob Polda Kaltim didatangkan.
Kapolres Kukar, AKBP Heru Dwi Pratondo yang dihubungi secara terpisah membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya menerapkan status Siaga I di kota Tenggarong, ibukota Kabupaten Kukar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerusuhan kembali terjadi.
"Sebanyak 33 warga yang diduga terlibat aksi anarkis diamankan di Polres Kukar," kata Heru. (djo/djo)











































