Hal ini dikatakan Hamka ketika menjadi saksi dalam persidangan kasus aliran dana BI dengan terdakwa Burhanuddin Abdullah di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
"Uang tersebut saya serahkan ke masing-masing poksi. Kalau untuk Paskah, saya kurang tahu jumlahnya, kurang lebih Rp 1 miliar. Ke Paskah saya antar sendiri sore hari. Kalau untuk MS Kaban Rp 300 juta," ujar Hamka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Kaban) datang ke ruangan saya," kata Hamka.
"Pagi, siang, sore, malam?" tanya Gus Rizal.
"Sore," kata Hamka.
"Uang itu untuk apa?" tanya Moerdiono, salah seorang hakim.
"Untuk kegiatan sosialisasi," kata Hamka.
"Sosialisasi untuk apa?" tanya Moerdiono.
"Saya dengar pesannya untuk sosialisasi," kata Hamka.
"Sosialisasi itu maksudnya apa? Apa sosialisasi tanda petik?" tanya Moerdiono.
"Itu untuk sosialisasi saja," jawab Hamka.
(nik/iy)










































