Prajurit-prajurit Prancis itu tewas dalam pertempuran yang meletus ketika gerilyawan Taliban menyerbu patroli Prancis pada Senin, 18 Agustus lalu. Sarkozy pun terbang ke Afghanistan untuk menemui pasukan Prancis.
"Cara terbaik untuk tetap setia pada teman-teman kalian adalah dengan terus bekerja, menegakkan kepala kalian, bersikap profesional," kata Sarkozy kepada pasukan Prancis di pangkalan militer di pinggiran Kabul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarkozy mengirimkan pasukan ekstra sebanyak 700 personel ke Afghanistan tahun ini. Dengan demikian, jumlah total pasukan Prancis di Afghanistan menjadi 2.600 personel.
Namun Sarkozy mengaku tak punya penyesalan soal pengiriman pasukan tambahan itu. "Saya sampaikan pada kalian dengan penuh kesadaran, kalaupun itu (pengiriman pasukan) harus dilakukan lagi, saya akan melakukannya," tegas Sarkozy.
Kedatangan Sarkozy ke Afghanistan disertai oleh Menteri Luar Negeri Prancis Bernard Kouchner, Menteri Pertahanan Herve Morin dan Panglima Angkatan Bersenjata Prancis Jenderal Jean-Louis Georgelin. (ita/iy)










































