Peristiwa naas tersebut, menimpa Mursandi (21), warga Pasar Senen Dalam IV Rt 4/5,Β Senen, Jakarta Pusat.
"Semalam seperti biasa dia nongkrong bersama teman-temanya di Simpang Lima Merah Senen, Jalan Kwitang Raya," ujar tetangga korban, Tono (25), kepada wartawan di rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka tanpa basa basi langsung menghajar Mursandi," tutur Tono.
Pertempuran yang tidak seimbang tersebut membuat Mursandi jatuh tersungkur bersimbah darah. Akibat pertempuan itu, Mursandi mengalami 3 luka tusuk di punggung, kepala pecah karena hantaman benda tumpul, dan memar-memar di sekujur tubuh.
"Mursandi beberapa hari ini memang sering jalan dengan cewek. Padahal, Yanto juga ngejar cewek itu," tutur laki-laki berkulit sawo matang ini.
Mendapati luka parah di sekujur tubuh Mursandi, warga setempat segera melarikannya ke IGD RS Cikini. Sayang, tidak berapa lama kemudian nyawa korban tidak tertolong.
Polisi dari Polsek Senen yang datang ke TKP sudah mengamankan seorang pelaku, Yanto. Sedangkan 4 lainnya berhasil melarikan diri. (asp/gah)











































