"Friend... saya lagi di daerah. Saya lagi berkebun," kata Sekertaris FPDIP Ganjar Pranowo menirukan ucapan Agus ketika berhasil dihubunginya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2008).
Pada Senin (18/8) lalu, detikcom mengontak Agus. Agus mengaku sedang memasang keramik di rumahnya di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Bunyi mesin memasang keramik terdengar riuh.
Agus sontak beken setelah diperiksa KPK dalam kasus aliran dana BI ke DPR. Tak dinyana, dia malah mengaku mendapat Rp 500 juta pasca terpilihnya Miranda sebagai pejabat BI.
Ganjar berharap Agus memenuhi panggilan FPDIP untuk mengklarifikasi pengakuannya itu. "Mudah-mudahan dia datang. Kan hari ini ada paripurna. Dia berkata, kalau sudah sampai saya hubungi lagi," ujarnya.
"Kita akan duduk bersama-sama untuk mengklarifikasi masalah ini. Kalau ini pelanggaran hukum ya kita ikuti bunyi UU," lanjutnya.
Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo pada Selasa 19 Agustus 2008 mengaku kesulitan menghubungi Agus. SMS dan telepon Tjahjo tidak dibalas oleh Agus. Tjahjo pun melayangkan surat panggilan resmi untuk meminta keterangan Agus seputar dana Rp 500 juta. (aan/nrl)











































