"Percobaan peluncurannya gagal," ujar salah seorang anggota intelijen AS yang enggan disebutkan namanya seperti dirilis Reuters, Rabu (20/8/2008).
Namun analisis senior dari GlobalSecurity.org, Charles Vick mengatakan, peluncuran tersebut sukses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluncuran ini merupakan prestasi besar bagi Iran setelah negara yang dipimpin Ahmadinejad ini berhasil meluncurkan satelit tiruan ke orbit. Satelit buatan sendiri yang diluncurkan ke orbit itu merupakan yang pertama kalinya bagi Iran.
Iran telah membantah tuduhan dari negara-negara barat bahwa satelit ini digunakan untuk pengembangan senjata nuklir.
Sebelumnya, Iran menyatakan memiliki misil buatan sendiri yang dapat menempuh jarak 2 ribu KM (1.250 mil). Artinya, mereka punya kekuatan untuk menyerang Israel atau basis militer AS di kawasan Teluk. (anw/anw)











































