"Sebetulnya kan menarik pada saat kami ingin melakukan deklarasi kesediaan kami untuk memimpin perubahan pada hari Kamis tanggal 14 Agustus pukul 10. Pada saat yang sama kami menerima undangan untuk hadir di Mabes Polri. Kok bisa jam sama tanggalnya pas banget pada saat kami melakukan deklarasi," ujarnya kepada para wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo 3, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2008).
Rizal menegaskan bahwa pemanggilan ini tidak akan menghambat rencananya untuk maju dalam Pilpres 2009.
"Kalau Saudara-saudara semua mendukung pasti terjadi perubahan di Indonesia," kata dia.
Kritik SBY
Rizal Ramli juga menyebut pemeriksaan dirinya merupakan upaya untuk membungkam kritik terhadap SBY.
"Proses pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya untuk membungkam supaya tidak ada lagi kritik terhadap Presiden SBY," ujar Rizal.
Rizal membantah bahwa Komite Bangkit Indonesia (KBI) berada di balik aksi mahasiswa 24 Juni lalu. "Satu-satunya kegiatan unjuk rasa yang kami hadiri yaitu dalam rangka 100 tahun Kebangkitan Nasional yang diadakan di depan Hotel Indonesia dan berlanjut sampai di depan Istana," ujarnya.
Rizal juga menyangkal adanya kucuran dana sebesar Rp 500 juta dari KBI kepada mahasiswa.Β "Kalau itu tidak benar dan tidak ada hubungannya," pungkasnya.
(ddt/nrl)











































