Anggaran Kurang, Riset Indonesia Memble

Anggaran Kurang, Riset Indonesia Memble

- detikNews
Selasa, 19 Agu 2008 15:52 WIB
Anggaran Kurang, Riset Indonesia Memble
Jakarta - Kecilnya dana penelitian membuat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  (Iptek) di Indonesia memble. Peneliti masih kekurangan dana penelitian.

" Menurut UNESCO seharusnya anggaran penelitian besarnya 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB)," kata Menristek Kusmayanto Kadiman di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (19/8/2008).

Hal ini diungkapkan Kusmayanto usai membuka konferensi The Fourth Asia-Pacific Conference on Few-Body Problem in Physics.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kusmayanto, saat ini anggaran penelitian Indonesia hanya 0,1 persen dari PDB. "Dana memang bukan satu-satunya faktor, tapi dibandingkan negara lain kita masih tertinggal," kata mantan Rektor ITB ini.

Masalah dana ini juga diakui Terry Mart, salah seorang ahli fisika dari UI. Menurut dia, minimnya dana memang menjadi kendala.

"Saya setiap bulan harus menyisihkan dana untuk penelitian dan mendatangi berbagai konferensi," kata dia.
 
Selain masalah dana, lanjut Terry, faktor budaya juga menjadi kendala. Menurut dia,  negara-negara lain telah mengejar kualitas internasional, sedangkan Indonesia masih jalan di tempat.

"Kita harus mengubah budaya tersebut dan bersaing di skala internasional atau kita tergilas," kata dia. (nal/asy)



Berita Terkait