"Ya ada peningkatan dari total harta Rp 4 miliar. Peningkatannya sebesar Rp 500 juta. Dan ada US$ 23 ribu," kata Hotbonar di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2008).
Menurut Hotbonar, peningkatan kekayaannya didapat dari PBB dan aksesoris. Kedatangannya ke KPK juga didasari atas keinginan pribadi, bukan dipanggil.
"Kedatangan ini inisiatif sendiri terkait LHKPN (laporan harta kekayaan penyelenggara negara)," terangnya.
Hotbonar datang ke KPK pukul 09.24 WIB dan selesai memberikan laporan harta kekayaannya pukul 11.00 WIB.
(gah/iy)











































