Belum jelas siapa yang akan dipilih capres dari Partai Demokrat itu untuk mendampinginya dalam pemilihan presiden November mendatang. Namun ada 3 nama yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat. Dan Hillary Clinton tidak termasuk di antaranya.
Ketiga nama tersebut adalah Gubernur Virginia Tim Kaine, Senator Indiana Evan Bayh dan pakar kebijakan luar negeri, Senator Joseph Biden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media terkemuka AS tersebut mengutip sejumlah penasihat Obama yang dirahasiakan identitasnya. Menurut mereka, Obama sebenarnya telah membuat keputusan soal wapres ini pekan lalu, saat berlibur di Hawaii.
Menurut para penasihat Obama itu, keputusan akan diumumkan secepatnya pada 20 Agustus dan paling lambat pada 22 Agustus waktu setempat.
Kaine diharapkan akan meningkatkan peluang Obama memenangi para pemilih Demokrat kelas pekerja. Namun dia kurang dalam pengalaman kebijakan luar negeri. Sedangkan Biden, ketua komite Hubungan Luar Negeri Senat, akan menutupi kurangnya pengalaman Obama dalam isu keamanan nasional dan kebijakan luar negeri.
Sedangkan Bayh yang populer di negara bagian asalnya, Indiana, juga memiliki pengalaman kebijakan luar negeri yang bagus. Dia bisa menjadi kekuatan penyatu karena merupakan sekutu dekat Hillary Clinton.
Hillary sendiri tampaknya tidak akan dipilih Obama. Meski banyak pendukungnya berharap, mantan ibu negara AS itu akan mendapat tempat sebagai wapres Obama. (ita/iy)











































