"Yang jelas kalau di ruang kerja pribadi saya, nggak mungkin, itu nggak bener. Tapi kalau di ruang kerja Fraksi PDIP Komisi IX, yang saat itu saya ketua komisinya, memang siapa saja bisa masuk," kata Emir saat dihubungi detikcom, Senin (18/8/2008).
Emir menjelaskan dirinya sudah mencoba menghubungi Agus untuk meminta klarifikasi atas pengakuannya tersebut, tapi belum berhasil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
maksudnya saya juga dapet? Kan kalau nyebut di ruang saya, konotasinya saya juga ikut dapat," tukasnya dengan nada tinggi.
Mantan anggota Komisi IX DPR dari FPDIP Agus Condro mengaku telah menerima Rp 500 juta setelah terpilihnya Miranda Goeltom menuju kursi Deputi Gurbenur Senior BI. Kepada KPK, Agus mengaku uang panas tersebut dibagi-bagikan di ruang kerja teman satu fraksinya yang juga Ketua Komisi IX saat itu, Emir Moeis.
Sebenarnya isu money politics saat penentuan Deputi Gubernur Senior BI yang
akhirnya dimenangkan oleh Miranda Goeltom sudah lama berhembus. Bahkan, saat
detik-detik terakhir pengambilan keputusan, ada isu salah satu calon membagikan uang Rp 35 miliar kepada salah satu pimpinan fraksi besar. (nwk/nrl)










































