Daftar Tak Lengkap, Teladan Nasional Protes

Daftar Tak Lengkap, Teladan Nasional Protes

- detikNews
Senin, 18 Agu 2008 22:53 WIB
Daftar Tak Lengkap, Teladan Nasional Protes
Jakarta - Dua ribuan teladan nasional, anggota paduan suara dan paskibraka bersilahturahmi dengan Presiden SBY dan Ny. Ani Yudhoyono. Acara diwarnai protes-protes kecil akibat catatan daftar hadirin yang kurang lengkap.

Kejadian bermula saat Mensesnag Hatta Rajasa membacakan daftar kelompok teladan yang diundang pada acara malam ini, Senin (18/8/2008), di Hall D, JIEXPO, Kemayoran, Jakarta.

Satu demi satu kelompok yang dia panggil berdiri melambaikan tangan ke arah panggung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum tuntas lagi membacakan daftar para teladan, Hatta bercerita tentang seseorang yang terus terkenang dengan undangan mengikuti upacara kebesaran HUT RI puluhan tahun lalu.

Usai bercerita, Hatta lupa bahwa masih ada kelompok teladan belum dipanggilnya. Spontan kelompok bersangkutan memprotes dengan berama-ramai berdiri.

Melihat aksi itu, Hatta sadar bahwa ada yang salah atas isi catatan yang dipegangnya, daftar sudah habis tapi ternyata masih ada saja kelompok belum dipanggil.

"Siapa lagi yang belum dipanggil?" tanya Hatta sambil membolak-balik catatannya.

Perwakilan kelompok yang belum dipanggil itu lalu maju memberitahukan kelompoknya. Yaitu kelompok pengelola Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) teladan.

Tapi ternyata bukan hanya mereka yang belum dipanggil. Hatta pun lalu membacakan ulang daftarnya. Dan ternyata, memang kelompok-kelompok itu belum tercacat di dalamnya.

"Mohon maaf, ada catatan yang tertinggal," ujar Hatta setelah menyebut kelompok yang protes itu.

Silahturahmi malam ini juga diikuti anggota Paskibraka 2008 dan aubade Gita Bahana Nusantara. Sedangkan kelompok teladan nasional ada belasan. Ada transmigran, guru, camat, perawat, petani, konservasi hutan dan pemenang olimpiade sains internasional.

Hampir seluruh anggota Kabinet Indonesia Bersatu hadir dalam kesempatan malam ini. Beberapa di antaranya adalah Mendiknas Bambang Sudibyo, Kapolri Sutanto, Menaker Erman Suparno, Menhut MS Ka'ban dan Menkes Siti Fadilah Supari. (lh/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads