Demikian Kepala Pusat Penerangan Publik Departemen Perhubungan Bambang S Ervan dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Minggu (17/8/2008).
"1 Orang yang dikabarkan kritis ternyata sudah sadar dan sehat
bisa bercerita. Rencananya dia akan keluar dari rumah sakit segera," kata Bambang.
Sementara itu, dari 28 korban luka yang sebelumnya dirawat di RS Abdul Muluk sebagian telah diperbolehkan pulang. "Tinggal 15 orang yang msih dirawat," katanya.
"Ada satu korban luka parah sudah membaik tapi kedua tangannya diamputasi," lanjut Bambang.
Bambang mengatakan, lokasi kecelakaan yakni spoor II telah bersih. Kereta makan sudah dievakuasi ke depo Tanjung Karang.
Petugas sinyal dan masinis yang sebelumnya diperiksa polisi sudah diperkenankan pulang. Hanya petugas pengatur perjalanan kereta api, Sutrisno yang masih dimintai keterangan seputar kecelakaan. (ken/ken)











































