Memelihara Ceruk 1,6 Juta Indo

Laporan dari Den Haag

Memelihara Ceruk 1,6 Juta Indo

- detikNews
Sabtu, 16 Agu 2008 21:36 WIB
Memelihara Ceruk 1,6 Juta Indo
Den Haag - Di Belanda saat ini ada 1,6 juta Indo, generasi darah campuran Indonesia dan Belanda. Bersama warga Belanda mereka menjadi pasar pariwisata tradisional andalan Indonesia.

Demikian disampaikan Wakil Kepala Perwakilan RI Den Haag Djauhari Oratmangun pada konferensi pers di Ruang Nusantara KBRI Den Haag, Jumat (15/8/2008).

"Sejauh ini angka kunjungan wisatawan asing dari Belanda ke Indonesia mencapai 150.000 per tahun. Ini angka tertinggi di Eropa, dengan long stay rata-rata 3 pekan," ujar Djauhari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun demikian, kata Djauhari, capaian itu masih jauh dari potensi yang sesungguhnya. Dari kalangan Indo dan orang Belanda angkanya seharusnya bisa lebih tinggi lagi. "Oleh sebab itu kami dengan segala keterbatasan berusaha menaikkan angka kunjungan melalui promosi berbagai cara," tambah Djauhari.

Salah satunya dengan memperluas format pesta rakyat HUT Kemerdekaan RI besok menjadi Festival Kebudayaan dan Pariwisata. Mengacu angka pengunjung tahun lalu sekitar 6.000 orang dan beragam kebangsaan, even itu diharapkan bisa menjadi ajang promosi efektif.

"Ini pertama kali perayaan HUT RI dikembangkan menjadi Festival Kebudayaan dan Pariwisata. Selama ini kita sangat terbantu oleh duta-duta wisata, agen-agen wisata berupa perkumpulan-perkumpulan WNI di Belanda," demikian Djauhari.

Menurut Djauhari, terobosan-terobosan seperti ini di samping partisipasi aktif pada pameran dan promosi pariwisata diharapkan dapat menaikkan popularitas Indonesia sebagai destinasi wisata.

"Dengan begitu perayaan HUT RI pun bisa mendatangkan manfaat ganda. WNI kita di sini bisa bergembira dan return-nya nanti berupa peningkatan devisa dan keuntungan ekonomi dari peningkatan kunjungan wisata ke Indonesia," tandas Djauhari. (es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads