Juru bicara menteri pendidikan Afghanistan, Hamid Helmi, mengatakan Hanif tidak menderita luka apapun. Demikian seperti dikutip dari AFP, Sabtu (16/8/2008).
Dituturkan Helmi, serangan bom itu terjadi ketika iring-iringan mobil menteri kembali dari Pul-i-Charki. Di tempat tersebut, Hanif bersama sejumlah anggota parlemen membagi-bagikan buku untuk anak-anak kaum pengembara Afghanistan, Kuchi.
"Ketika kami kembali, terjadilah ledakan di salah satu mobil yang mengikuti konvoi menteri itu," kata Helmi.
"Kami belum tahu apakah (ledakan) itu direncanakan atau karena ranjau yang telah tua," imbuhnya. (irw/gah)











































