Dephub Selidiki Alat Pemindah Rel dan Operatornya

Dephub Selidiki Alat Pemindah Rel dan Operatornya

- detikNews
Sabtu, 16 Agu 2008 16:15 WIB
Jakarta - Fokus penyelidikan penyebab kasus tabrakan KA di Lampung adalah pada kemungkinan human error dan masalah teknis operasional. Terkait itu saat ini tim dari Dephub RI dan PT KA tengah memintai keterangan petugas PPK (Pemimpin Perjalanan Kereta Api) dan kondisi
perangkat wessel di stasiun Labuhan Ratu, Lampung.

Demikian jawaban Menhub Jusman Syafii Djamal saat ditanya tentang perkembangan penyelidikan tabrakan KA Limex Sriwijaya dan KA Bababaranjang, Sabtu (16/8/2008), di Istana Negara, Jakarta Pusat.

"Dalam kasus seperti ini yang diselidiki adalah PPK-nya dan apakah ada gangguan teknis dari wessel-nya (perangkat pemindah jalur rel). Itu yang sedang kita cari," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyelidikan pada PPK dan perangkat wessel didasarkan pada laporan kasat mata dari lokasi kejadian. Bahwa tabrakan yang menewaskan 9 orang itu terjadi akibat KA Limex Sriwijaya
keliru masuk ke jalur rel yang sedang dipakai KA Babaranjang parkir.

"Kalau salah belok, itu pasti karena wessel atau PPK," ujar Jusman.

Untuk memantau jalannya penyelidikan, saat ini Dirjen Perhubungan Darat Dephub RI dan Dirut PT KA sudah berada di lapangan. Sebelum ada laporan resmi dari mereka yang digabungkan dengan hasil pemeriksaan Polisi dan tim KNKT, menhub tidak akan buru-buru menyimpulkan apakah kecelakaan pagi tadi akibat masalah teknis atau human error.

"Dari pada saya menyalahkan orang," sambungnya.

(lh/gah)


Berita Terkait