"Kita ingin menyerahkan politisi di Senayan yang terindikasi bermasalah. Supaya partai tidak lagi mencalonkan kembali," kata anggota koalisi, Adnan Topan Husodo di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
Adnan, mewakili koalisi ganti politisi busuk menyerahkan daftar nama tersebut dalam sebuah amplop tertutup berwarna coklat tersebut kepada Sekjen Partai Golkar Sumarsono. "Ada 30 anggota DPR yang masih aktif sebagai bahan pertimbangan ketika menyusun caleg," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada juga kasus pengawasan haji serta anggota DPR yang mengaku studi banding ke Swiss dan Mesir" kata Adnan.
Dan jika partai tetap mencalonkan kembali 30 anggota tersebut, Adnan akan memberikan daftar itu pada KPU agar dilakukan verifikasi ulang.
Adnan yang juga menjabat sebagai Koordinator divisi korupsi dan politik ICW ini menegaskan kalau langkah yang mereka ambil bukan bentuk intervensi masyarakat terhadap partai. "Tetapi merupakan kontribusi masyarakat," tandasnya.
(mok/ndr)











































