Mahasiswa yang mengenakan kaos, celana panjang dan sarung asal Aceh ini tampak berjejer di tengah jalanan di kawasan Bundaran UGM, Yogyakarta.
Tarian para mahasiwa mengundang perhatian pengendara yang melintas sehingga mengakibatkan lalu lintas tersendat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ini diprakarsai oleh Taman Pelajar Aceh itu diikuti puluhan mahasiswa Aceh yang tengah belajar di Kota Gudeg.
Mahasiswa meminta agar MoU Helsinki tidak dikhianati. Perdamaian Aceh harus dipelihara sehingga rakyat Aceh bisa mandiri.
"Masalah kemiskinan di Aceh harus segera ditangani sehingga tidak menimbulkan kejahatan dan kekerasan," kata Koordinator aksi, Suryadharma dalam orasinya, Jumat (15/8/2008).
Suryadharma juga berharap munculnya 6 parpol lokal tidak menimbulkan situasi panas di Aceh. "Kami mengimbau agar semua pihak mendukung perdamaian di Aceh. Biarpun pemimpin berganti, MoU jangan dikhianati," ujarnya.
Lebih lanjut, Surya menegaskan warga Aceh menolak jika dikatakan sebagai pemakai ganja. "Kalau ganja itu identik dengan Aceh tidak sepenuhnya benar. Aceh itu adalah Serambi Mekkah dan cinta damai," kata dia. (bgs/aan)











































