"Ibu Rabiah bilang, ada beberapa partai yang meminta dia ke Jakarta," kata Andi Arfan Sabran dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (15/8/2008). Andi Arfan adalah sutradara film dokumenter 'Suster Apung' yang melambungkan nama Rabiah.
Rabiah kini tengah berseteru dengan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir (SB). Perempuan ini merasa ditipu dan dibohongi SB karena film dokumenter tentang dirinya dijadikan iklan politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah Hj Rabiah memang sangat inspiratif. Selama lebih 28 tahun, perempuan berjilbab ini mengabdi sebagai perawat di Kepulauan Liukang Tangaya, di selatan Pulau Sulawesi yang juga dekat perairan laut Flores.
"Ibu Rabiah menjadi perawat di sekitar 25 pulau yang terbentang antara laut Sulawesi Bali dan NTB," jelas Arfan.
Ganasnya gelombang laut tidak pernah membuat Hj Rabiah menyerah oleh keterbatasan fasilitas. Kegigihan Rabiah ini menginspirasi Arfan dan Suparman membuat film dokumenter. Arfan memberi judul karyanya 'Suster Apung', karena sang paramedis ini kerap berada 'terapung' di atas gelombang laut lepas demi tugas mulianya.
Sejak ditayangkan di Metro TV selaku penyelenggara lomba pada Oktober 2006 lalu, Hj Rabiah yang sebelumnya tak banyak dikenal menjadi populer. Salah satu operator telepon selular pun menjadikan Hj Rabiah sebagai bintang iklannya.
(fiq/iy)











































