Gwatney tewas diberondong peluru di markas besar Partai Demokrat di Arkansas pada 14 Agustus waktu setempat. Gwatney ditembak beberapa kali pada tubuh bagian atas. Pria berusia 48 tahun itu tewas tak lama kemudian di rumah sakit.
Pelaku penembakan adalah Tim Johnson, seorang pria berusia 50 tahun. Dia tewas terkena tembakan polisi saat berlangsung pengejaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat kepolisian setempat, Letnan Terry Hastings mengatakan, motif penemabakan hingga saat ini belum jelas.
"Hal itu masih kami selidiki," katanya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (15/8/2008).
Tersangka juga bukan merupakan bekas pegawai Gwatney. Gwatney kabarnya memiliki sejumlah dealer mobil di Arkansas.
Kematian Gwatney sangat mengejutkan rekan-rekannya di Partai Demokrat. Apalagi insiden maut ini terjadi hanya kurang dari 2 pekan sebelum konvensi nasional Partai Demokrat digelar untuk mengumumkan secara resmi pencalonan Barack Obama sebagai capres AS.
Pasangan Bill dan Hillary Clinton juga terguncang atas penembakan Gwatney yang merupakan teman dekat dan salah seorang kepercayaan mereka.
"Kami sangat berduka atas berita bahwa Bill Gwatney telah meninggal," demikian pernyataan bersama Bill dan Hillary Clinton. Pasangan itu pernah tinggal selama beberapa tahun di Little Rock, ibukotan Arkansas sewaktu Bill Clinton masih menjabat gubernur Arkansas.
(ita/iy)










































