"Saya melihat pidato presiden sangat defensif. Ditujukan untuk menepis tudingan rivalnya seperti Wiranto. Pidato Presiden ditujukan untuk pidato kampanye daripada pidato kenegaraan," kata Alvin Lie.
Hal ini disampaikan Alvin usai menghadiri pidato kenegaraan Presiden SBY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal data angka kemiskinan yang disebutkan sampai Februari 2008 sebelum kenaikan angka BBM," ujarnya.
"Kemungkinan angka-angka yang dibandingkan diambil dari indeks tahun 2004. Apa merupakan perbandingan. Apa persiapan untuk menghadapi calon rivalnya, misalnya Megawati," lanjut Alvin. (aan/nrl)










































