Namun sayangnya hingga berita ini diturunkan rombongan Pemkot Blitar belum bertemu secara langsung dengan Andaryoko. Kabarnya, Andaryoko sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Semarang setelah diundang secara live oleh salah satu stasiun televisi.
"Sejak pagi tadi kami telah sampai di semarang dan langsung menuju rumah Pak Andaryoko, " Kata Kabag Humas Pemkot Blitar I Made Sukawardhika pada wartawan saat dihubungi melalui telopon, Jumat (15/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perumahan di lingkungan sekitar jalan Mahesa memang tergolong, namun rumah keluarga Andaryoko nampak terlihat sederhana jika dibandingkan rumah di sekitarnya, " tuturnya.
Sementara sambil menunggu kedatangan Andaryoko, rombongan Pemkot Blitar saat ini berusaha menggali informasi dari pihak keluarga serta beberapa pejabat RT/ RW di sekitar untuk mengetahui siapa sebenarnya sosok Andaryoko. Informasi awal tersebut sangat diperlukan sebelum nantinya pihaknya akan meminta keterangan secara langsung dari sosok yang mengaku sebagai Supriyadi tersebut.
"Saat ini sebenarnya kami sedikit bisa menyimpulkan, namun kebenarannya masih menunggu kedatangan beliau, " terang dia.
Permasalahan ini bagi Pemkot Blitar memang harus segera diselesaikan. Bahkan, pihaknya menargetkan sebelum tanggal 17 Agustus 2008, permasalahan ini telah jelas. Oleh sebab itu pihaknya akan segera mencari tahu kebenaran pernyataan Andaryoko selama ini seperti yang telah beredar di media massa. Jika memang nantinya terbukti andaryoko sebagai sosok asli Supriyadi pejuang Peta di Blitar, maka pihaknya akan mengajaknya ke Blitar untuk menceritakan kembali peristiwa pemberontakan Peta pada 14 juli 1945 tersebut.
"Paling lambat nanti sore kami sudah bisa menyimpulkan kebenaran pengakuan Andaryoko sebagai Supriyadi tokoh sentral pemberontakan Peta Blitar, " pungkas dia.
(bdh/asy)











































