"Negara kita belum aman benar dari terorisme, pemberantasan pembalakan liar, peredaran narkoba. Pemerintah melalui kepolisian dan Kejagung untuk memberi hukuman sebesar-bersanya bagi mereka," ujar Presiden SBY dalam pidatonya tentang nota keuangan RAPBN 2009 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
Untuk menjamin keamanan dalam negeri, menurut SBY, latihan gabungan denga negara-negara sahabat perlu ditingkatkan. Ini diperlukan untuk melatih tentara Indonesia dalam menghadapi segala bentuk ancaman keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan ini SBY juga kembali menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yakni bebas aktif. Sikap ini, menurut SBY tidak terlepas dari perkembangan demokrasi dunia yang saat ini mulai menggembirakan. (anw/iy)











































