"10 hari sejak hari ini harus sudah diperbaiki. Kalau tidak, grounded," ujar Dirjen Perhubungan Udara Budhi M Suyitno usai melakukan ramp check di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kamis malam (14/8/2008).
Beberapa pelanggaran yang berhasil ditemukan di antaranya adalah pilot kurang menguasai pengoperasian global positioning system (Batavia Air), flight manual belum diupdate (Lion Air), spesifikasi operasi tidak lengkap (Wings Air), dan penangkal petir tidak terpasang (Lion Air).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
harus diperbaiki dalam sepuluh hari.
"Jika pelanggaran masuk kategori B maka dalam 3 hari harus dibenahi. Jika A maka harus segera diperbaiki. Sebelum terbang harus sudah diperbaiki," jelasnya.
Ramp chek itu juga menemukan kekurangan dalam hal navigasi. Misalnya, jumlah
personil yang bertugas di tower belum memadai. Saat ini jumlah petugas hanya ada 7
untuk tiap shift. Itu artinya, ada kekurangan personil 5 orang untuk tiap shift. Berhubung sehari ada 3 shift, maka jumlah kekurangan personil menjadi 15 orang.
"Padahal idealnya 12 orang," kata Budhi.
(sho/rdf)










































