"Kita tuturkan ini kepada Andi Mattalatta, dia telah menipu kita semua dengan mengeluarkan surat yang mengakui Muhaimin dan lukman Edi serta tidak mengakui MLB Parung dan Ancol sehingga harus kembali ke MLB Semarang, ujar Gus Dur.
Hal ini disampaikannya dalam pidato politik bertema 'Sekali Lagi Tegakkan kedaulatan Rakyat' di kediaman Bondan Gunawan Jl Cempaka putih, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada Pemilu 2004 PKB itu seharusnya nomor 1 tetapi menjadi nomor 3, Golkar yang menjadi no 1. Ini yang dilakukan oleh para eksekutif. Kalau mau bicara jujur kita harus kritik mereka," pungkas Gus Dur.
(rdf/gah)











































