"Saat ini setelah saya menimbang matang-matang, saya tetap berjuang melalui parpol yaitu PKB," kata Gus Dur dalam pidato politiknya di Jl Cempaka Putih Timur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2008).
Gus Dur mengaku banyak kawan karibnya sudah mengingatkan supaya dirinya tidak ikut partai lagi. Namun menurutnya, partai adalah kendaraan untuk melakukan proses demokratisasi di Indonesia
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi batin saya mengatakan harus tetap berada di partai. Karena menurut UU, partai itu merupakan wahana untuk melakukan proses demokratisasi," lanjutnya.
Sejak kalah dalam konflik dengan Muhaimin Iskandar, banyak isu yang menyebutkan Gus Dur akan menyebrang ke partai lain yang memiliki kesamaan dengan PKB. Namun dengan pernyataan ini, maka Gus Dur mengukuhkan kembali posisinya sebagai ketua umum Dewan Syuro DPP PKB. (gah/rdf)










































